Tampilkan postingan dengan label hari ke-18. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari ke-18. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 November 2012

Ahok: 1000 Satpol PP Dipindah ke Dishub, Karena Jumlahnya Terlalu Banyak

Wakil Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Pemprov DKI berencana mengalihkan sejumlah personel Satuan Pengamanan Polisi Pamong Praja (satpol PP) ke Dinas Perhubungan DKI. Alasan rencana tersebut karena jumlah personel satpol PP saat ini dinilai terlalu banyak.

"Waktu itu pikiran terlalu banyak (Satpol PP). Pak Gubernur akan putuskan, kita akan diskusi," ujar Ahok sebelum menerima paparan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Terkait ketidaktahuan Kepala Satpol PP tentang pemindahan ini, Ahok beralasan baru diusulkan dalam rapat pimpinan bersama Kadis dan tidak menyertakan kepala satpol PP.

"Itu kan diusulkan dalam Rapim dengan kepala-kepala dinas kok itu dan kepala satpol PP tidak ikut. Tapi kita akan diskusikan dengan Pak Gubernur," pungkasnya.

Sebelumnya Ahok mengungkapkan rencana Pemprov DKI untuk memberikan tugas baru bagi personel satpol PP. Tugas baru tersebut adalah mensterilisasi jalur bus TransJakarta.

"Seperti yang dikatakan Gubernur kan dan Satpol PP akan dialihkan ke Dishub untuk mengawasi sterilisasi jalur (bus TransJakarta)," ujar Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (31/10) lalu.

Ahok mengatakan pengalihan tugas tersebut akan dilakukan secara bertahap. "Untuk tahun ini mungkin ada 1.000 orang, mungkin tahun depan bisa ditambah lagi jadi 2.000," jelasnya.

Ahok menegaskan bahwa tugas Satpol PP tidak lagi menggusur para Pedagang Kaki Lima (PKL). "Tidak, kan mengawasi jalur-jalur," kata Ahok.

Read more ...

Ahok Datang, Demo di Balai Kota pun Bubar

Demonstrasi 200 buruh di depan Balai Kota DKI Jakarta yang menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah hampir sekitar tiga jam berorasi, mereka ditemui langsung oleh wagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau sering dipanggil Ahok.

"Aku cuma bilang, Pak gubernur inginkan yang adil, jadi kalau mau menentukan UMP tahun 2013 ya KHL proyeksi dari 2013. Jadi wajar kan UMP pasti selalu sama dengan KHL atau di atas KHL," ujarnya sesaat setelah menenangkan massa buruh yang berkumpul di Jl Medan Merdeka Selatan, depan Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Elemen buruh yang mendatangi kantor Balai Kota berasal dari seluruh DKI. Mereka menuntut UMP (Upah Minimum Provinsi) sebesar Rp 2,7 hingga Rp 2,8 juta.

"Dan kita juga kasih tahu buruh kalau ada masalah tiap bulan kita ketemu, ngomong lah," tambahnya.

UMP sendiri akan ditetapkan paling lambat 20 November 2012 setelah tiga gubernur, yakni DKI, Jabar dan Banten bertemu di kantor Menakertrans, Muhaimin Iskandar siang tadi.

"Bahwa tidak akan mungkin selesai menaikkan gaji, berapa pun nggak akan selesai, yang harus dilakukan adalah pemerintah harus melakukan jaminan kesehatan, pendidikan, perumahan, lapangan kerja dan transportasi yang murah," tandasnya.

Read more ...

Hari ke-18 Jokowi: Jokowi: Masa Gajian Nggak Diambil, Ya Diambil

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menerima gaji setiap tanggal 1 sebagaimana PNS DKI. Jokowi pun mengaku mengambil gajinya.

"Masa gaji nggak diambil, ya gimana sih. Ya diambil," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan itu usai membuka turnamen catur cepat antar penggali kubur dari seluruh TPU yang ada di Jakarta, di Wisma Catur F Sumantri KONI DKI Jakarta di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Jokowi enggan memberi tahu gajinya digunakan untuk apa.

"Cuma digunakan untuk apa ya itu yang nggak boleh tahu. Di Solo pun diambil tapi yang ambil bukan saya," kata mantan walikota Solo ini.

Dari blog pribadi ahok.org, dirinci besaran gaji yang didapat. Untuk Jokowi, disebutkan gaji pokok sebesar Rp 3 juta. Kemudian ada tunjangan jabatan gubernur Rp 5,4 juta, dan ada biaya rumah tangga/rumah dinas Rp 30 juta. Total Rp 38,4 juta.

Sedang Ahok mendapat gaji Rp 2,4 juta. Kemudian tunjangan jabatan Rp 4,3 juta, dan biaya rumah tangga/rumah dinas Rp 20 juta. Total Rp 26,7 juta.

Saat menjabat sebagai Walikota Solo selama 7 tahun, gaji Jokowi diambil oleh stafnya yang kemudian dibelikan kebutuhan pokok dan dibagikan kepada masyarakat miskin.

Sedangkan untuk menafkahi keluarganya, Jokowi dan istrinya, Iriana, memiliki pendapatan dari usaha mebel kayu. Usaha tersebut sudah digeluti Jokowi jauh sebelum dia menjabat walikota.


Read more ...

Hari ke-18 Jokowi - Ahok


Jokowi Kaget Ada Demo Buruh Depan Balai Kota

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar hari ini. Sebelum berangkat ke kantor Kemenakertrans di Jalan Gatot Subroto, Jokowi sempat terkejut ada ratusan buruh yang melakukan demonstrasi di depan Balai Kota DKI.

"Loh, ada apa ini kok ramai-ramai?," ucap Jokowi saat keluar dari Balai Kota DKI menuju mobilnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Jokowi pun lantas mengangkat kepalanya melihat massa yang berdemo.

"Ini lagi ada demo pak," jawab wartawan.

"Demo dari mana?," tanya Jokowi

"Dari buruh soal upah Pak," jawab wartawan lagi.

"Yo wes, ini kan mau dibicarakan," ucap Jokowi sambil masuk ke mobilnya.

Bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Banten Ratu Atut, Gubernur DKI Jokowi hari ini bertemu dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar di kantor Kemenakertrans, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Kedatangan tiga gubernur ini untuk membahas Upah Minimum Provinsi.


Buka Turnamen Catur Penggali Kubur, Jokowi Tanding Lawan Adik Prabowo


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membuka turnamen catur cepat antar penggali kubur dari seluruh TPU di Jakarta. Jokowi sempat bertanding melawan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Hashim Djojohadikusumo, yang merupakan adik Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Jokowi yang mengenakan batik coklat duduk berhadap-hadapan dengan Hashim usai membuka turnamen catur cepat antar penggali kubur di Wisma Catur F Sumantri KONI DKI Jakarta di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Jokowi mendapatkan bidak catur yang berwarna lebih terang, sementara Hashim kebagian bidak catur yang berwarna lebih gelap.

Lalu Jokowi memajukan satu langkah anak caturnya. Hashim juga maju satu langkah. Hanya itu saja "pertandingan" di antara mereka, hanya simbolis saja. Pembukaan ini disambut tawa kecil dan tepuk tangan hadirin yang mengitari mereka.

"Ya coba satu langkah saja nanti kalau diterusin pasti kalah saya," kata Jokowi merujuk Hashim yang ketua organisasi atlet catur ini.

Setelah itu Jokowi meninjau pertandingan catur yang diikuti penggali kubur. Para penggali menghadap bidak catur berwarna merah putih. Mereka mengenakan kaos seragam kompetisi warna merah. Jokowi kagum kepada penggali kubur yang rata-rata jago bermain catur.

"Ini kan bentuk perhatian Percasi pada penggali kubur. Ini sangat unik sehingga saya datang dan ingin melihat apakah mereka benar-benar pintar catur nggak sih, ternyata benar pintar," ucap Jokowi.

Sementara Hashim mengatakan, ide pertandingan ini didapatkan usai ziarah ke makam ibunya di Tanah Kusir. Di sana dia melihat penggali kubur mengisi waktu kerjanya dengan bermain catur.

"Turnamen ini mengingatkan kepada kita untuk menjadi cerdas dan berkarakter tidak selalu harus mahal. Catur adalah olahraga murah dapat dilakukan oleh siapa saja di mana saja dan dapat memberi dampak positif," ujar Hashim yang mengenakan jas biru.

Turnamen itu diikuti 160 penggali kubur dari 46 TPU. Sedangkan jumlah TPU yang ada di Jakarta yakni 120.

Bangun Kampung, Jokowi Minta Harus Ada Pemadam Kebakaran Standby

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Jokowi sedang membangun kampung-kampung. Jokowi ingin di setiap kampung ada unit pemadam kebakaran yang selalu siaga, mengingat kampung di Jakarta rawan kebakaran.

"Oleh sebab itu saya sampaikan pembangunan kota yang dimulai dari penataan kampung. Penataan kampung seperti apa, ya itu tadi. Ada alat pemadam kebakaran yang standby di kampung itu untuk pemadaman kebakaran," jelas Jokowi.

Hal itu disampaikan dia ketika ditanya mengenai kisaran angka UMP usai bertemu Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar di Kemenakertrans, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (2/11/2012).

Pembangunan kampung-kampung itu, imbuhnya, sekarang masih dalam proses. Prosesnya ada 3 tahapan, yakni pemetaan komunitas, perencanaan dan pelaksanaan.

"Ini semuanya perlu partisipasi. Nanti gambarnya tak tunjukin. Ini lho yang namanya super kampung, ini lho yang namanya kampung herbal, ini lho yang namanya kampung ikan, ini yang namanya kampung panggung, ini lho yang namanya kampung deret. Jadi nanti saya tunjukin semuanya. Jadi nanti sistematisnya bagus," kata pria 51 tahun ini.



Read more ...