Tampilkan postingan dengan label hari ke-15. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari ke-15. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Oktober 2012

Hari ke-15 Jokowi: Usai Lepas SBY, Jokowi dan Danlanud Halim Diskusi Soal Banjir

jokowi
Pagi tadi, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ikut melepas rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke London, Inggris, di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Usai acara, Jokowi sempat bertemu dengan Danlanud Halim Perdanakusumah, Marsekal Pertama TNI A. Adang Supriyadi.

Pertemuan itu digelar di ruang tunggu Bandara Halim Perdanakusumah, Selasa (30/10/2012). Turut hadir istri Danlanud, Ny Niken Adang Supriyadi dan istri Jokowi, Iriana.

"Kedua pimpinan Muspida ini, merupakan kali pertama bertemu," demikian keterangan Penerangan Lanud Halim dalam siaran pers.

Dalam pertemuan singkat itu, Jokowi dan Danlanud sepakat untuk bekerjasama, terutama dalam penanganan banjir. Lanud Halim Perdanakusumah siap membantu Jokowi bila bencana itu terjadi.

"Kedua pimpinan ini saling berbagi informasi demi kebaikan, perubahan dan kemajuan Ibu Kota Jakarta yang lebih baik," ungkapnya.
Read more ...

Hari ke-15 Jokowi: Jokowi Dengarkan Pemaparan BPBD Soal Antisipasi Banjir

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mendengarkan pemaparan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seputar antisipasi bencana banjir di Jakarta. Menurutnya, diperlukan konsep organisasi tanggap darurat.

"Pokoknya, soal kesiapan. Kedua, masalah yang berkaitan dengan banjir. Saya mesti bertanya bagaimana persiapan untuk logistik," kata Jokowi.

Hal ini disampaikan Jokowi usai mendengarkan pemaparan dari Kepala BPBD Arfan Arkilie di Ruang Balai Agung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (30/10/2012).

"Untuk masalah kesehatan berapa menit datang setelah banjir, kemudian lokasinya dan yang paling penting moga-moga nggak ada banjir," lanjut dia.

Menurut Jokowi, intinya diperlukan konsep organisasi untuk tanggap darurat.

Soal anggaran? "Nggak tahu saya," jawab pecinta musik cadas ini.

Mengenai banyaknya posko-posko banjir oleh parpol di lokasi bencana, Jokowi berpendapat sebaiknya hanya ada 1 posko.

"Yang namanya posko itu pos komando. Nah kalau semua orang bikin posko yang komando itu siapa? Kita sampaikan arah yang jelas manajemennya satu. Biar nggak semua bikin posko, menancap bendera. Posko itu hanya satu," papar Jokowi.
Read more ...