Tampilkan postingan dengan label Ahok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahok. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Desember 2012

Ahok Bakal Jadikan Ancol Pusat Pendidikan

Rencana wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menjadikan kawasan Ancol sebagai pusat pendidikan direspon positif dari PT Pembangunan Jaya Ancol.

Hal ini sejalan dgn visi misi Ancol," ujar Humas PT Pembangunan Jaya Ancol, Farida Kusuma saat dihubungi, Sabtu (1/12/2012).

"Berarti Ancol akan menjadi destinasi wisata edukasi. "

Farida mengatakan Ancol mempunyai peran sosial untuk memajukan pendidikan masyarakat, apalagi dengan adanya perkembangan wisata edukasi tentang Kelautan dan Perikanan.

"Wisata pendidikan bisa dilakukan dalam bentuk kerjasama dengan sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan," katanya.

Sementara itu, terkait dengan adanya pernyataan Ahok yang berharap agar Ancol menggratiskan biaya masuk, Farida menilai pernyataan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan bagi Ancol. Dia menambahkan, Ancol sudah memberikan tarif yang murah bagi masyarakat.

"Selama ini Ancol sudah dan akan memberikan tarif yang sangat murah, bahkan Ancol saat ini sudah menggratiskan kira-kira 10 persen pengunjung yang merupakan duafa dan fakir miskin," tegasnya.

Farida juga menambahkan, usulan untuk menggratiskan biaya masuk Ancol juga harus dikaji dulu. Karena Ancol adalah perusahaan publik yang berkaitan dengan saham.

Ancol harus konsisten dengan janji kepada pemegang saham. Apabila ingkar, akan membuat masyarakat tidak percaya sehingga harga saham Ancol anjlok, dan untuk ke depannya sulit mendapatkan kepercayaan lagi untuk tiap coorporate action yang akan dilakukan," tegas dia lagi.

Sebelumnya Ahok mengatakan, selain menjadi tempat wisata, Ancol juga akan dijadikan sebagai pusat pendidikan.

"Kami ingin Ancol buat suatu program pelatihan. Jadi orang ke sana tidak hanya untuk jalan-jalan saja tapi bisa untuk pendidikan," ujarnya.



Read more ...

Bonus Rp 20 Juta/bulan Untuk Pegawai Pajak Oleh Ahok

Pernyataan  Ahok bakalan memberi bonus pegawai pajak Rp 20 juta perbulan diungkapkan dalam paparan Dinas Pelayanan Pajak Daerah Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (20/11). Di Youtube video paparan tersebut telah ditonton 6.057 hingga Sabtu (1/12/2012) pukul 17.02 WIB.

Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menargetkan kenaikan pendapatan DKI dari pajak hingga mencapai angka Rp 40 triliun. Salah satu caranya dengan menghapus sistem pembayaran pajak yang mencapai Rp 7 triliun lebih. 

Dalam paparan tersebut, hotel sebanyak 11.501 dan restoran 8 ribu di Jakarta ikut menyumbang pendapatan daerah lewat pajak. Pemprov DKI Jakarta juga mempunyai ribuan sumber pendapatan pajak lainnya.

"Data ini semua saya minta semua nama, alamat, telepon, soft copy. Saya mau Senin (3/11)," pinta Ahok tegas. 

Untuk menarik pajak dari wajib pajak dengan sistem lama, perbulan Pemprov DKI Jakarta menggelontorkan dana Rp 67 miliar perbulan. Belum lagi ditambah dengan biaya lain sehingga membengkak sangat besar. Hal ini membuat Ahok geleng-geleng kepala.

"Itu pertahun kira-kira Rp 7 triliunan," kata Ahok dengan muka masam.

Nah, untuk mengefisiensikan penarikan pajak, Ahok akan menggunakan sistem online sehingga bisa menekan dana tersebut. Selain efisien, juga menekan kebocoran dan uang pajak semakin banyak terserap APBD. Setelah berhasil menekan kebocoran dan mengetatkan ikat pinggang, maka Ahok akan memberikan reward kepada pegawai pajak.

"Anggaplah pegawai pajak 1.000 orang, saya kasih Rp 10 juta, nggak sampai Rp 10 miliar kan? Setahun nggak sampai Rp 120 miliar," katanya memberi perumpamaan.

"Itu di luar gaji. Kurang cukup? Saya kasih Rp 20 juta perbulan. Paling Rp 320 miliar. Ngapain saya bayar setahun Rp 7 triliun? (sistem lama)" tuntas Ahok santai.



Read more ...

Rabu, 28 November 2012

Hari ke-44: Jokowi Terapkan Pajak Sistem Online Januari

Pajak parkir, hotel, restoran dan reklame mulai diterapkan dengan sistem online pada Januari 2013. Dengan begitu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berharap pendapatan asli daerah (PAD) betul-betul masuk ke kas daerah.

"Ini kita sudah siapkan. Kemarin, sudah kita sampaikan parkir pajak, pajak hotel, pajak restoran, pajak reklame secara online. Nanti kekurangan yang kita punya bisa ditutup dengan program yang ada di KPK karena KPK memiliki program sendiri juga sehingga pendapatan betul-betul masuk kas daerah. Awal Januari dimulai," kata Jokowi.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam jumpa pers di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2012). Jokowi didampingi Ahok dan Sekda DKI Jakarta Fadjar Panjaitan.

Jokowi memastikan peralatannya sudah siap. "Ya sudah tho. Ya sudah ngomong masa alatnya belum ada. Ini hanya masalah program saja, seperti hotel itu kan sebelumnya sudah punya komputer tinggal masukin progam saja online ke kita," ujar eks Wali Kota Solo itu.
Read more ...

Selasa, 27 November 2012

Ahok Akan Renovasi Terminal & Halte di Jakarta

Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama sudah punya program untuk memperbaiki terminal dan halte di Jakarta. Rancangan bangunannya pun sudah ada. Semua tinggal dilaksanakan.

"Iya kita juga mau renovasi sesuai desain Pak Yoga, lebih terbuka, lebih modern, lebih bagus," kata wagub yang akrab disapa Ahok kepada wartawan di balai kota DKI Jakarta, Senin (26/11/2012).

Dana ratusan miliar pun sudah disiapkan untuk renovasi itu. Ahok menegaskan, dana itu segera dikucurkan.

"Rp 200 miliar," jelasnya.
Read more ...

Hari ke-43: Hari Ini Jokowi ke KPK, Ahok 'Jaga Kandang'

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) hari ini akan berkunjung ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara Wagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) seperti biasa 'jaga kandang' untuk menerima sejumlah tamu yang dijadwalkan akan hadir di Balaikota.

"Nggak, Pak Gub yang kesana. Saya jaga kantor saja," ujar Ahok di Balaikota, Jakarta, Senin (26/11/2012) kemarin.

Orang nomor satu dan dua di DKI Jakarta ini dari awal menjabat memang kompak membagi tugasnya. Hampir setiap hari Jokowi berada di luar kantor untuk meninjau langsung ke lapangan. Sementara Ahok mengurusi internal di lingkungan birokrat Pemprov DKI.

"Kalo dua-duanya pergi, boros," ungkap Ahok.

Informasi yang dihimpun detikcom, hari ini Ahok memiliki jadwal yang padat. Ahok dijadwalkan bertemu dengan Anggota Komisi I DPR Hayono Isman pada pukul 08.00 WIB. Menerima Badan Litbang Kelautan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Perihal menyampaikan rencana pengembangan Sekertariat Pusat Kelautan dan Iklim Indonesia-Tiongkok (KPIIT) pada 09.30 WIB.

Menerima Direksi PT.Bank BRI pada pukul 11.00 WIB. Diskusi atau dialog tentang dinamika FKUB sebagai leading sector kerukunan umat beragama di Provinsi DKI Jakarta dalam rangka Kunjungan Pokja III pada dialog HAM RI-Norwegia ke-11 di Jakarta pada pukul 12.00 WIB. Mewakili gubernur menerima Kunjungan Walikota Beijing Ms Cheng Hong beserta delegasi Beijing ke Jakarta pada pukul 14.30 WIB.

Menerima Mr.Kenneth, Project Director Louis Berger Group-Mumbai Monorail pada 16.00 WIB. Terakhir One Stop Service, Plh Walikota Jakarta Timur dan Kasudin UKM Jakarta Timur pada pukul 17.00 WIB.



Read more ...

Senin, 26 November 2012

Ahok Buru Kebocoran Pajak di DKI

ahok
Wagub DKI Basuki Tjahja Purnama mengungkapkan soal kebocoran pajak di Jakarta. Wagub yang akrab disapa Ahok ini siap mengejar pelaku yang menyebabkan kebocoran itu.

"Itu nanti, sekarang sedang kita kejar," kata Ahok di balai kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (26/11/2012).

Ahok bahkan menyebut, dugaan kebocoran anggaran cukup tinggi. Berapa nilainya Ahok belum berani menyebut, pastinya lebih dari 20 persen.

"Saya rasa lebih kayaknya," jelasnya.
Read more ...

Jumat, 23 November 2012

Hari ke-40: Jokowi Saja Ngeri Lihat Video Ahok

Bagaimana reaksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) saat menonton video Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kerap melontarkan kritikan pedas? Rupanya, Jokowi ngeri melihatnya.

"Saya saja ngeri pas lihatnya," kata Jokowi sambil tertawa saat dimintai komentar seputar video Ahok di rumah makan Dapur Sunda, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (24/11/2012).

Mendengar jawaban Jokowi, puluhan wartawan ikut tertawa. Suasana santap siang menjadi penuh gelak tawa. Jokowi makan siang dengan pecel dan ayam goreng.

Sedikitnya ada 4 video Ahok di Youtube populer. Gaya kepemimpinan Ahok nan tegas itu banyak menuai pujian, tapi ada juga yang tidak suka.

Dalam tayangan youtube, Ahok melontarkan kritikan dan sidiran pedas seperti video balasan saran Ahok kepada NasDem untuk lebih dekat kepada rakyat, kritikan Ahok untuk Dinas PU, Ahok balas dendam saat jadi pejabat dan Ahok sewot notulen yang tidak pakai laptop.

Namun, Jokowi mengaku Ahok tidak pernah keceleposan berbicara keras kepadanya.

"Ya nggak lah, nggak pernah," ujar Jokowi yang usai meninjau banjir di Kampung Makasar, Jakarta Timur itu.

Eks Wali Kota Solo ini menegaskan selalu serius melakukan pembahasan bersama Ahok dalam berbagai pertemuan.

"Tapi memang forum-forum, kita serius," kata Jokowi.



Read more ...

Fasilitasi Komisi Informasi Terima Aduan Warga, Ahok Beri Tempat di Balai Kota

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyediakan tempat untuk pengaduan masyrakat terkait pengaduan informasi. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) mempersilakan Komisi Informasi DKI Jakarta untuk menggunakan salah satu meja di Balai Kota untuk bekerja di sana.

"Tanggapannya sangat positif. Makanya memberikan fasilitas kepada kami di lantai tiga," ujar Kepala Komisi Informasi DKI Jakarta, Yulianto Widirahardjo usai bertemu dengan Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/`11/2012).

Menurut Yulianto, atas respon positif dari Ahok, maka pihaknya akan segera bekerja dengan menyiapkan satu meja dan satu orang staf dari Komisi Informasi, sehingga masyarakat dapat segera mengadukan keluhannya. "Besok kita mulai," ucapnya.

Dalam pertemuan itu, Ahok berkomitmen akan membuka seluas-luasnya informasi pemerintah DKI Jakarta kepada masyarakat luas yang akan dipasang di website DKI Jakarta dan website milik Ahok pribadi.

"Itu perlu diikuti oleh badan publik yang lain. Dengan begitu semua akan berjalan," terangnya.

Selama ini, lanjut Yulianto, informasi kegiatan pemerintah terkesan ditutup-tutupi dan badan publik kurang memahami pentingnya informasi publik kepada masyarakat. Seharusnya, masyarakat dapat mengatahui kegiatan dari badan publik agar warga negara bisa ikut berpartipasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan.

"Sejauh ini kasus yang ditangani KIP berjumlah 241, terkait sengketa informasi publik. Sembilan puluh persen permohonan informasi masyarakat tidak ditanggapi," kata Yulianto.



Read more ...

Selasa, 20 November 2012

Hari ke-36 Jokowi: Ahok Ajukan Syarat Agar Warga Non KTP DKI Dapat Rusun

Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak membedakan warga ber-KTP DKI dengan warga non KTP DKI agar dapat rumah susun. Ahok pun memberikan syarat pada warga non KTP DKI, apa itu?

"Kalau dia tidak punya KTP DKI, saya sudah bicarakan dengan dinas kependudukan. Selama anda bisa membuktikan anda punya usaha kan bisa dikasih KTP DKI ini jelas," ujar Ahok.

Ahok mengatakan hal itu usai membuka rapat kerja daerah tim koordinasi penanggulangan kemiskinan tingkat Provinsi DKI Jakarta 2012 di Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Jakarta (LPMJ) Jl Raya Bekasi Timur km 18 Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (20/11/2012).

Menurut Ahok, warga non KTP DKI juga harus mendapatkan pernyataan dari minimal 10 tetangga. Masing-masing tetangga menyatakan jika sudah mengenal selama 10 tahun warga yang ingin tinggal di rusun tersebut.

"Tapi kalau tidak, lain ini ternyata pidana. Itu palsu," kata mantan anggota Komisi II DPR ini.

Sejumlah rusun yang berada di wilayah Ibukota Jakarta sudah diperbaiki dan dipercantik agar bisa dihuni, salah satunya rumah susun tanah tinggi (rustanti). Ditargetkan tahun depan, semua rusun tersebut sudah diisi oleh warga yang membutuhkan. Warga yang membutuhkan dipersilakan untuk mendaftar ke Dinas Perumahan DKI Jakarta.

Read more ...

Hari ke-36 Jokowi: Ahok: Uang Kerohiman Distop Jika Disalahgunakan

Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memberhentikan pemberian uang kerohiman atau ongkos pindah bagi warga Jakarta jika disalahgunakan. Ahok mengkhawatirkan uang kerohiman digunakan bukan untuk yang semestinya.

"Ini juga ada masalah uang kerohiman, seharusnya nggak ada. Kalau ada uang kerohiman maka terus akan beranak-pinak nih karena tinggal datang terus dapat uang," ujar Ahok.

Ahok mengatakan itu usai rapat kerja daerah tim koordinasi penanggulangan kemiskinan tingkat Provinsi DKI Jakarta 2012 di Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Jakarta (LPMJ) Jl Raya Bekasi Timur km 18 Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (20/11/2012).

Menurut Ahok, Pemprov DKI akan menyiapkan rumah bagi warga yang membutuhkan. Bahkan jika perlu, akan disiapkan perlengkapannya.

"Jadi Anda masuk tinggal bawa koper," imbuh Ahok yang mengenakan seragam dinas warga krem ini.

Ahok mengkhawatirkan, uang kerohiman akan disalahgunakan masyarakat yang tidak membutuhkan.

"Karena begitu ada uang kerohiman dan macem-macem yang tidak niat punya rumah malah dapat nanti dan dia sudah dapat banyak terus dijual rusunnya," ucap mantan Bupati Belitung Timur.

Sebelumnya, Pemprov DKI memberikan uang kerohiman bagi para korban penggusuran sebesar Rp 750 ribu. Salah satu korban penggusuran yang mendapat uang kerohiman yakni di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara.


Read more ...

Senin, 19 November 2012

Soal Kartu Pintar, Ahok: Biar Adil Gitu Loh

Gubernur DKI Joko Widodo meluncurkan Kartu Jakarta Pintar untuk siswa tak mampu di DKI Jakarta. Di sisi lain, dia juga membuat subsidi silang agar tercapai keadilan.

"Kita akan pikirkan soal itu, prinsip keadilan gitu loh, jadi itu kartu pintar dibagi untuk anak yang tidak mampu," kata Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2012).

Menurut Ahok, pihak sekolah nanti wajib menghitung biaya operasional yang akan dibebankan ke murid. Namun uang tersebut tidak bisa masuk ke komite, melainkan ke APBD.

"Lalu dikeluarkan melalui anggaran keuangan sekolah, jadi adil. Kalau mau pungut iuran, pungut saja. Yang tidak mampu kita kasih kartu pintar untuk bayar iuran itu," jelasnya.
Read more ...

Hari ke-35 Jokowi: Ahok Bela Jokowi, Balas Kritik Sutiyoso dengan Sindiran

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso meminta Gubernur DKI Joko Widodo menghentikan kunjungan ke daerah-daerah. Menurut dia, saatnya Jokowi beraksi nyata, bukan lagi memetakan masalah.

Ditemui di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta (19/11/2012), Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama membela Jokowi saat menanggapi kritikan tersebut. Dia menilai, apa yang disampaikan Bang Yos masih terlalu awal.

"Saya kira kita baru satu bulan yah, bukan blusukan yah itu kan gaya kerja masing-masing berbeda ya," kata Ahok.

Menurut Ahok, saat Bang Yos dipilih sebagai gubernur DKI, tak ada pemilihan langsung. Ketika itu, Bang Yos dipiilih oleh DPRD. Berbeda dengan era sekarang.

"Bang Yos kan tidak dipilih secara langsung, ya dulu nggak perlu blusukan cuma perlu ke DPRD aja. Kalau sekarang kan dipilih langsung jadi beda. Era bang Yos kan bukan pemilihan langsung, kalau DPRD dulu beda," jelasnya.

Sutiyoso saat acara milad Muhammadiyah kemarin meminta Jokowi agar tak perlu lagi blusukan ke kampung. Sudah cukup aktivitas tersebut dan harus segera dilakukan aksi nyata.
Read more ...

Minggu, 18 November 2012

Sutiyoso Kritik Gaya Kepemimpinan Ahok yang Keras

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso mengkritik sikap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang menunjukkan kemarahannya kepada bawahannya di depan umum. Sutiyoso menilai sikap itu tidak perlu ditunjukkan.

"Tidak perlu seperti itu," kata Sutiyoso usai menghadiri acara Milad ke-100 Muhammadiyah di GBK, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/11/2012).

Sutiyoso mencontohkan, di dalam militer, sorang panglima tidak akan memenangkan peperangan tanpa ada anak buah di garis depan.

"Seperti halnya pemerintahan. Yang di garis depan adalah para kepala dinas dan mereka harus dirangkul dengan baik," terangnya.

"Ada prinsip-prinsip. Jangan mempermalukan mereka di depan publik," imbuhnya.

Namun, Sutiyoso juga memuji sikap tegas dari Ahok. Menurut Sutiyoso, ada beberapa hal yang tidak perlu dipertontonkan kepada masyarakat.

"Yang penting adalah transparansi," ujarnya.
Read more ...

Rabu, 14 November 2012

4 Video Populer Ahok

ahok
Kini publik bisa mengetahui rapat-rapat seru di Pemprov DKI secara terbuka. Sebab, Wagub DKI Basuki T Purnama memutuskan untuk merekam dan menayangkan semua rapat anggaran bersama jajaran Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di YouTube.

Beberapa video tersebut menjadi pemberitaan luas karena merekam aksi-aksi tegas Ahok. Berikut adalah empat video Ahok paling populer:

Kritikan Pedas Ahok untuk Dinas PU

Rekaman rapat Ahok dengan Dinas PU pada Selasa (13/11) kemarin ramai dibicarakan di media sosial dan BBM. Sebab, di dalam rapat yag digelar 8 November tersebut Ahok melancarkan kritikan keras dan sindiran pedas kepada pejabat Dinas PU terkait anggarannya yang selangit.

Sejumlah anggaran seperti pembangunan Pospol Pluit sebesar Rp 1 miliar dan pembangunan kantor Pemadam Kebakaran senilai Rp 34 miliar menjadi sorotan Ahok. Selain itu, Ahok meminta program pengadaan buku per-PU-an dihapus karena materinya bisa dipaparkan di website.

Di dalam rapat tersebut Ahok tampak berkali-kali menahan nada bicaranya. Bahkan Ahok mengaku agak sakit jiwa jika membicarakan pencurian uang rakyat.

"Jadi mohon maaf, saya agak sakit jiwa kalau soal begini, soal mencuri uang rakyat begini. Jadi memang kedengarannya nggak enak," ujar Ahok.

Rapat ini direkam dan videonya diupload oleh Pemprov DKI di YouTube. Video berdurasi 1 jam 23 menit itu diberi judul '08 Nov 2012 Wagub Bpk. Basuki T. Purnama Menerima Paparan Dinas Pekerjaan Umum'. Hingga saat ini video itu dilihat 399.430 kali.

Ahok Balas Dendam Saat Jadi Pejabat

Dalam berbagai rapat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Ahok selalu mengingatkan agar efisien dalam penggunaan anggaran. Sikap Ahok saat ini tidak bisa dilepaskan dari pengalamannya di masa lalu.

"Saya ini setengah balas dendam jadi pejabat. Saya sudah sakit jiwa dari alami itu," jelas pria 46 tahun ini.

Dalam video berjudul '08 Nov 2012 Wagub Bpk. Basuki T. Purnama Menerima Paparan Dinas Perhubungan'ini, Ahok meminta Dinas Perhubungan merevisi anggaran-anggarannya. Jika tidak, Ahok mengancam akan mencoret seluruh anggaran dan proyek pengerjaan akan menggunakan dana operasionalnya.

"Makanya Bapak-bapak tolong anggaran ini kita selesaikan dengan baik. Kalau tidak, dihapus. Kita pakai uang operasional dan Bapak tidak bisa melarang saya," tandasnya.

Hingga saat ini video ini telah dilihat 43.963 kali.

Ahok Sewot pada Notulis yang Tak Pakai Laptop

Video berikutnya menunjukkan Ahok naik pitam melihat cara kerja anak buahnya dalam mendokumentasikan risalah rapat dengan perwakilan buruh. Ahok tak segan membentak anak buahnya itu yang lebih memilih menulis hasil rapat dengan cara tulis tangan dibanding ketik via laptop.

Kejadian ini terjadi di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2012). Saat itu, sekitar 30 buruh dari berbagai serikat datang menemui Ahok untuk mengeluh soal gaji.

Di dalam video berjudul '24 Okt 2012 Bpk Wagub Basuki T. Purnama menerima Demo Buruh DKI' ini tampak Ahok kecewa setelah mengetahui notulis ternyata menulis dengan tangan. Raut wajah Ahok tidak bisa menyembunyikan rasa kesalnya.

Bolak-balik Ahok seperti mencari seseorang. Bolpoin yang ada di tangan kanannya sibuk dimainkan.

"Masa laptop gitu banyak masih pakai catatan-catatan, kampungan banget itu, pakai BlackBerry, pakai apa, pakai laptop miliaran, nggak ada satu pun laptop yang bisa ketik. Mana tukang ketiknya," kata Ahok dengan nada meninggi.

Hingga saat ini video ini telah dilihat 346.755 kali.

Berbalas Saran Antara Ahok dan DPW Partai Nasdem DKI

DPW Partai Nasdem DKI mengunjungi Wagub Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk menyampaikan saran dan rekomendasinya. Ahok pun balas memberi saran kepada NasDem untuk lebih dekat kepada rakyat.

"Bukannya kami sombong. Tapi kami yakin persepsi politik sudah berubah sekarang. Bukan uang yang memenangkan pertarungan. Tapi konsep pelayanan yang menang," ujar Ahok.

Untuk itu, Ahok meminta Partai Nasdem untuk lebih memperhatikan kepentingan rakyat. "Kalau bisa, pasti Nasdem dianggap berguna bagi rakyat DKI. Kalau Bapak-bapak berminat menjadi anggota DPRD DKI, kalau Bapak-bapak mulai dari sekarang menjadi pemerhati rakyat DKI, pemerhati layanan publik. Dan ada akses kepada kami, untuk mengambil tindakan ada penyimpangan-penyimpangan di bawah, tentu warga di bawah akan menganggap Bapak-bapak sangat berjasa," sarannya, Jumat (9/11) lalu.

Video berjudul '09 Nov 2012 Wagub Bpk. Basuki T. Purnama menerima DPW Partai NasDem Jakarta' ini diupload oleh Pemprov DKI pada 9 November 2012 lalu. Video ini berdurasi 9,55 menit. Hingga kini video itu dilihat 19.591 kali.




Read more ...

Senin, 12 November 2012

Ahok Dan Dangdut

ahok
Semua orang tahu mengenai Jokowi dan musik Rock-nya. Namun tidak banyak yang tahu tentang selera musik Ahok. Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama ternyata memiliki selera yang berlainan tentang musik. Jika Jokowi menggemari aliran musik rock, Ahok gemar lagu-lagu dangdut dan R&B. Yang menarik adalah, kedua pejabat tinggi Jakarta tersebut suka memutar musik dalam mobil.

Ceritanya Rabu (21/11), Jokowi mengajak beberapa wartawan, termasuk merdeka.com naik Kijang Innova keliling Jakarta.

Dalam perjalanan pulang menuju kantornya di Balai Kota, Jokowi sempat bercerita tentang selera musiknya yang nge-rock. Lagu-lagu Led Zeppelin, Scorpion, Megadeth, Bon Jovi, Mr Big, Queen, amat disukai Jokowi. Audio mobil memutar lagu Bon Jovi untuk mengiringi perjalanannya.

"Kalau The Beatles saya enggak suka, kurang keras musiknya, enggak cadas," ujar Jokowi sambil tertawa.

Jokowi memang doyan musik rock. Impiannya menyaksikan grup musik cadas legendaris macam Sepultura, Gun'N Roses, Metallica di Jakarta.

Nah, Ahok lain lagi. Rabu (29/11) dia juga mengajak beberapa wartawan naik mobil dinas Land Cruiser miliknya. Ada tiga wartawan yang ditawari, termasuk merdeka.com.

Ahok bercerita kalau dulu menyukai lagu dangdut. Ahok juga menyukai musik-musik lainnya seperti Rhythm and Blues (R&B). Sambil menikmati macetnya Jakarta, Ahok selalu mendengarkan radio di dalam mobilnya.

Walau tidak semaniak Jokowi soal musik, Ahok lumayan update soal musik. Musik bisa menjadi sedikit hiburan bagi dua pemimpin Jakarta ini menghadapi ruwetnya masalah di ibukota.



Read more ...

Sabtu, 03 November 2012

Bikin Kali di Jakarta Bening, Ahok akan Undang Profesor Korea

AHOK
Wakil gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap dipanggil Ahok rencananya akan mengundang profesor dari Korea. Ahok berniat membuat kali di Jakarta bening bak sungai-sungai yang ada di Korea.

"Mau ketemu profesor korea soal air. Katanya air di Korea jadi bening. Itu katanya ada semacam teknik biar semua sungai-sungai bisa jadi bening," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Membuat bening kali-kali di Jakata bakal menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Jokowi-Ahok. Pasalnya hampir semua kali di Jakarta sudah tercemar dan sangat kotor.

"Ya kita mesti dengar saja misal kalau diterapkan di Jakarta," kata Ahok.

Sekurangnya ada 13 kali yang melintasi Ibukota DKI Jakarta. Kali-kali itu semuanya bermuara di Laut Jawa.

Berikut nama-nama kali yang melintasi Jakarta:

1.Sungai Aluran
2.Kali Grogol
3.Kali Krukut
4.Kali Malang
5.Kali Mokervart
6.Kali Pesanggrahan
7.Kali Sunter
8.Sungai Tengah
9.Kali Semanan
10.Sungai Udang
11.Kali Angke
12.CiLiwung
13.CiPinang

Read more ...

Ahok Setujui Nama Jalan Baru Beraroma Betawi di Jakarta

Wakil Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok setujui nama jalan baru di Jakarta. Nama jalan baru ini diusulkan budayawan betawi, Ridwan Saidi, saat bertemu di Balaikota.

"Banyak orang yang nggak tau, Kebayoran Lama ke Kali Deres Gak ada namanye, orang-orang kasih namanya jalan Panjang karena jalannya panjang, saya mengusulkan dan Pak Ahok menyetujui, jalan Bang Pitung karena Bang Pitung ada di sekitar situ," ujar Saidi sesaat setelah bertemu dengan Ahok di Balaikota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Selain jalan Kebayoran Lama-Kali Deres, Ridwan Saidi juga mengusulkan nama jalan di daerah Mangga Dua.

"Kemudian juga tokoh keturunan Tionghoa, dulu kapiten Tionghoa di jaman awal penjajahan belanda yang sangat berjasa membangun Jakarta, Kapiten Souw Beng Kong supaya diabadikan di salah satu jalan di Mangga Dua," tambahnya.

Ridwan Saidi dan Ahok bertemu sekitar satu jam. Keduanya membahas terkait budaya di Jakarta, termasuk juga nama pohon yang identik dengan jalan di Jakarta seperti pohon semanggi di Jalan Semanggi yang saat ini hilang.

Selain itu juga, Saidi mengusulkan ke Jokowi mengenai 24 desain batik asli Jakarta yang seharusnya dipakai oleh PNS di lingkungan Pemprov DKI.

"Jokowi mencanangkan kamis jumat memakai batik, tinggal dipilih, duit sudah keluar. Polanya hebat ada unsur kotak-kotak juga," selorohnya.


Read more ...

Jumat, 02 November 2012

Ahok: 1000 Satpol PP Dipindah ke Dishub, Karena Jumlahnya Terlalu Banyak

Wakil Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Pemprov DKI berencana mengalihkan sejumlah personel Satuan Pengamanan Polisi Pamong Praja (satpol PP) ke Dinas Perhubungan DKI. Alasan rencana tersebut karena jumlah personel satpol PP saat ini dinilai terlalu banyak.

"Waktu itu pikiran terlalu banyak (Satpol PP). Pak Gubernur akan putuskan, kita akan diskusi," ujar Ahok sebelum menerima paparan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Terkait ketidaktahuan Kepala Satpol PP tentang pemindahan ini, Ahok beralasan baru diusulkan dalam rapat pimpinan bersama Kadis dan tidak menyertakan kepala satpol PP.

"Itu kan diusulkan dalam Rapim dengan kepala-kepala dinas kok itu dan kepala satpol PP tidak ikut. Tapi kita akan diskusikan dengan Pak Gubernur," pungkasnya.

Sebelumnya Ahok mengungkapkan rencana Pemprov DKI untuk memberikan tugas baru bagi personel satpol PP. Tugas baru tersebut adalah mensterilisasi jalur bus TransJakarta.

"Seperti yang dikatakan Gubernur kan dan Satpol PP akan dialihkan ke Dishub untuk mengawasi sterilisasi jalur (bus TransJakarta)," ujar Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (31/10) lalu.

Ahok mengatakan pengalihan tugas tersebut akan dilakukan secara bertahap. "Untuk tahun ini mungkin ada 1.000 orang, mungkin tahun depan bisa ditambah lagi jadi 2.000," jelasnya.

Ahok menegaskan bahwa tugas Satpol PP tidak lagi menggusur para Pedagang Kaki Lima (PKL). "Tidak, kan mengawasi jalur-jalur," kata Ahok.

Read more ...

Ahok Datang, Demo di Balai Kota pun Bubar

Demonstrasi 200 buruh di depan Balai Kota DKI Jakarta yang menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah hampir sekitar tiga jam berorasi, mereka ditemui langsung oleh wagub DKI, Basuki Tjahaja Purnama atau sering dipanggil Ahok.

"Aku cuma bilang, Pak gubernur inginkan yang adil, jadi kalau mau menentukan UMP tahun 2013 ya KHL proyeksi dari 2013. Jadi wajar kan UMP pasti selalu sama dengan KHL atau di atas KHL," ujarnya sesaat setelah menenangkan massa buruh yang berkumpul di Jl Medan Merdeka Selatan, depan Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Elemen buruh yang mendatangi kantor Balai Kota berasal dari seluruh DKI. Mereka menuntut UMP (Upah Minimum Provinsi) sebesar Rp 2,7 hingga Rp 2,8 juta.

"Dan kita juga kasih tahu buruh kalau ada masalah tiap bulan kita ketemu, ngomong lah," tambahnya.

UMP sendiri akan ditetapkan paling lambat 20 November 2012 setelah tiga gubernur, yakni DKI, Jabar dan Banten bertemu di kantor Menakertrans, Muhaimin Iskandar siang tadi.

"Bahwa tidak akan mungkin selesai menaikkan gaji, berapa pun nggak akan selesai, yang harus dilakukan adalah pemerintah harus melakukan jaminan kesehatan, pendidikan, perumahan, lapangan kerja dan transportasi yang murah," tandasnya.

Read more ...

Selasa, 30 Oktober 2012

Ahok: Ingin Tahu Berapa Gaji Wagub DKI? Telusuri Blog Saya

ahok
Ingin tahu lebih dalam profil Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok)? Telusuri saja blog pribadinya, www.ahok.org. Mantan Bupati Belitung Timur itu mengungkapkan semua hal tentang dirinya dalam blog pribadinya tersebut, termasuk berapa gaji yang diterimanya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Sejumlah informasi mengenai kehidupan dan kepribadiannya bisa diperoleh melalui blog itu, seperti hal terkait keluarganya, etnis dirinya, perjalanan karir, hingga hobinya menyanyi dangdut. Ahok juga memaparkan informasi aktifitas Gubernur DKI Joko Widodo, perkembangan kinerja pemprov DKI, dan juga terkait aktifitasnya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta.

"Saya ingin masyarakat tahu berapa penghasilan Wagub, sehingga mereka bisa membayangkan berapa penghasilan pejabat di DPR," ujar Ahok usai mengikuti rakyat dengan Dirut MRT di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).

Menurut Ahok, apapun yang dilakukannya dan diterima sebagai Wagub DKI Jakarta perlu dipublikasikan. Masyarakat perlu tahu karena dia dipilih dan bekerja untuk warga DKI Jakarta.

"Apapun yang saya terima, saya ungkapkan. Uang berapapun, saya tulis. Misal istri saya dapat uang pun saya tulis," tuturya.

Dalam blognya, terakhir Ahok menulis mengenai aktivitas Gubernur dan Wakil Gubernur hari ini, Selasa (30/10/2012). Dari agenda gubernur di siang hari seperti rapat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang membahas mengenai rencana penanggulangan banjir, sampai pada rapat dengan Dirut MRT mengenai pengkajian pembangunan MRT.


Read more ...