Tampilkan postingan dengan label hari ke-35. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari ke-35. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2012

Hari ke-35 Jokowi: Atasi Banjir di Jakarta, Jokowi: Dewa Saja Belum Tentu Bisa

Musim penghujan tiba, banjir pun kembali menyapa Ibu kota Jakarta. Permasalahan begitu kompleks sampai-sampai Gubernur Joko Widodo pun meminta masyarakat bersabar.

"Itu adalah perlu proses yang namanya banjir macet itu perlu proses jangan mengaharapkan kayak dewa langsung balik tangan langsung selesai semuanya. Dewa aja belum tentu bisa," tuturnya usai memimpin Rapim di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2012).

Masyarakat, menurut Jokowi, jangan berharap serta merta Jakarta akan bebas banjir dengan cepat. Pemprov DKI butuh waktu untuk melakukan sejumlah proyek agar air tak menggenangi Jakarta lagi.

"Keruk-keruk selokan kali-kali kecil yang ada di kampung. Seperti itu karena masih banyak sekali yang dikerjakan. Menyelesaikan yang di banjir kanal timur, kali Pesanggrahan," tuturnya

Salah satu proyek yang memakan waktu lama adalah membelokkan aliran air ke Waduk Ciawi. Sudah puluhan tahun proyek itu tidak kunjung rampung.

"Membelokkan air yang dari atas ke waduk Ciawi itu butuh proses panjang, berpuluh-puuh tahun aja belum rampung. Saya baru 4 minggu aja udah dikejar-kejar," pintanya.
Read more ...

Triwisaksana Kritik Program Populer Jokowi

Wakil Ketua DPRD DKI, Triwisaksana mengingatkan Jokowi agar tidak hanya memperhatikan program populer saja. Program lain yang tak populer pun harus dilihat.

Triwisaksana
Sani, sapaan akrab Triwisaksana, menegaskan, salah satu program yang disarankan untuk dilaksanakan oleh Jokowi adalah infrastruktur pengolahan limbah.

Selama ini, pengolahan limbah baru dikelola sebanyak 2 persen di seluruh wilayah Jakarta. Untuk menaikkan hingga lima persen membutuhkan dana sekitar Rp 300 miliar.
Read more ...

Mendagri Ingatkan Cara Penganggaran Jokowi-Ahok

Mendagri Gamawan Fauzi menilai kebijakan Jokowi-Ahok yang mengubah rencana anggaran secara ekstrem kurang tepat. Sebaiknya, perubahan yang dilakukan masih dalam koridor-koridor wajar.

"Kalau rencana 2013, kita buat 2012, mulai dari situ, tidak bisa di jalan kita alihkan," pesan Gamawan.

Dalam sistem pemerintah provinsi, Gamawan mengingatkan adanya birokrasi. Jokowi harus membuat perencanaan yang berkesinambungan dengan pemerintahan sebelumnya.

"Kalau terlalu banyak deviasi, itu bisa merusak sistem nantinya," terang pria berkumis ini.
Read more ...

Soal Kartu Pintar, Ahok: Biar Adil Gitu Loh

Gubernur DKI Joko Widodo meluncurkan Kartu Jakarta Pintar untuk siswa tak mampu di DKI Jakarta. Di sisi lain, dia juga membuat subsidi silang agar tercapai keadilan.

"Kita akan pikirkan soal itu, prinsip keadilan gitu loh, jadi itu kartu pintar dibagi untuk anak yang tidak mampu," kata Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2012).

Menurut Ahok, pihak sekolah nanti wajib menghitung biaya operasional yang akan dibebankan ke murid. Namun uang tersebut tidak bisa masuk ke komite, melainkan ke APBD.

"Lalu dikeluarkan melalui anggaran keuangan sekolah, jadi adil. Kalau mau pungut iuran, pungut saja. Yang tidak mampu kita kasih kartu pintar untuk bayar iuran itu," jelasnya.
Read more ...

Hari ke-35 Jokowi: Ahok Bela Jokowi, Balas Kritik Sutiyoso dengan Sindiran

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso meminta Gubernur DKI Joko Widodo menghentikan kunjungan ke daerah-daerah. Menurut dia, saatnya Jokowi beraksi nyata, bukan lagi memetakan masalah.

Ditemui di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta (19/11/2012), Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama membela Jokowi saat menanggapi kritikan tersebut. Dia menilai, apa yang disampaikan Bang Yos masih terlalu awal.

"Saya kira kita baru satu bulan yah, bukan blusukan yah itu kan gaya kerja masing-masing berbeda ya," kata Ahok.

Menurut Ahok, saat Bang Yos dipilih sebagai gubernur DKI, tak ada pemilihan langsung. Ketika itu, Bang Yos dipiilih oleh DPRD. Berbeda dengan era sekarang.

"Bang Yos kan tidak dipilih secara langsung, ya dulu nggak perlu blusukan cuma perlu ke DPRD aja. Kalau sekarang kan dipilih langsung jadi beda. Era bang Yos kan bukan pemilihan langsung, kalau DPRD dulu beda," jelasnya.

Sutiyoso saat acara milad Muhammadiyah kemarin meminta Jokowi agar tak perlu lagi blusukan ke kampung. Sudah cukup aktivitas tersebut dan harus segera dilakukan aksi nyata.
Read more ...